• Rabu, 5 Oktober 2022

Putusan Praperadilan SP3 Kasus Korupsi Pasar Genggulang Digugurkan, Kejari Kotamobagu Segera Periksa Semua TSK

- Selasa, 23 Agustus 2022 | 11:18 WIB
Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu
Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu

SIBERMANADO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu menegaskan, seluruh tersangka (Tsk) dan pihak terkait dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Genggulang Kotamobagu, kembali diperiksa untuk kelanjutan proses hukum.

Menurut Kasie Intel Kejari Kotamobagu,Meidy Wensen, pihaknya tinggal menunggu salinan putusan praperadilan yang diajukan Laskar Bogani Indonesia (LBI) ke pengadilan negeri (PN) Manado.

"Salinan putusan belum secara resmi kami terima lewat bagian persuratan," kata Wensen, Selasa (23/8) diruang kerjanya.

Wensen menjelaskan sebelum menindaklanjuti putusan itu, kejaksaan akan mempelajari secara detil pertimbangan hakim sehingga menggugurkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus korupsi pasar Genggulang.

"Sebelum di tindaklanjuti, kami akan menganalisa, mempelajari yang menjadi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan amar dalam putusan itu," tambahnya.

Disinggung terkait upaya hukum selanjutnya akibat putusan PN itu, alumni Fakultas Hukum Unsrat tersebut mengatakan, "Tidak ada upaya hukum lagi, kecualij udicial review," tegasnya.

Kepada awak media dia juga mengatakan semua yang terlibat dalam proyek yang diduga merugikan keuangan negara itu akan dimintai keterangan lagi saat putusan itu ditindaklanjuti, tandas Kasie Intel Kejari Kotamobagu.

Untuk diketahui, Hakim pada Pengadilan Negeri (PN) Manado Agus Darmanto SH, MH, di bantu Wing Wiryawan Kaunang SH sebagai Panitera Pengganti, serta dihadiri oleh Kuasa Pemohon dan Kuasa Termohon memutuskan mengabulkan seluruh permohonan praperadilan, yang diajukan Laskar Bogani Indonesia (LBI) lewat Ketua Dolfi Paath Manoppo, dan Sekretaris Toan Tongkasi terhadap Jaksa Agung RI cq Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut cq Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu dalam sidang yang terbuka untuk umum, Selasa (28/6). 

Dalam salinan putusan yang diterima awak media SiberManado.Com, Kamis (18/8) putusan hakim praperadilan tersebut menjelaskan penghentian penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan Pasar Genggulang tahun anggaran 2016 pada Dinas Perindustrian dan Perdagangab Kota Kotamobagu dengan tersangka HJA alias Her tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat.

Halaman:

Editor: Ahmad Ishak

Tags

Terkini

IGD RSUD Kotamobagu Dipenuhi Pasien Anak

Selasa, 23 Agustus 2022 | 09:30 WIB

Terpopuler

X